Garuda Di Dadaku

Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang
Kobarkan semangatmu tunjukan sportifitasmu
Ku yakin hari ini pasti menang
Lagu ini seperti tidak asing bagi pendukung tim nas Indonesia. Gw ingat bangat waktu Tim Nas Indonesia bertanding di Piala Asia, Indonesia menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2007. Waktu lagu ini jadi soundtrack film “Garuda Di dadaku” dan diputar dibioskop gw sempat merinding dengar lagu ini mungkin karena terlalu menghayati bangat kali ya (….cie jiwa nasionalisme gw lagi naik nih..). sebagai pengemar sepak bola dan pendukung Timnas Indonesia selalu berharap Timnas Indonesia bisa Berjaya, bisa mengukir sejarah di belantika sepak bola internasional. Dengan adanya film ini sepak bola kita bisa berprestasi, anak2 kecil memiliki semangat untuk memakai kostum merah putih dan para pejabat PSSI bisa berpikir untuk pengembangan sepak bola sejak masa kanak-kanak.
Bersama teman – teman kuliah(Ilma, Deni, Tyar, Fadli,) habis pulang kuliah kita nonton Garuda di dadaku di detos, sebelumnya sih uda k margo City tap uda habis tiketnya. Film ini sangat bagus dan diangkat berdasarkan realita yang terjadi di masyarakt kita. Meriview sejenak film ini (*coba ingat-ingat lagi kuburan Moden on). Ada seorang anak kecil yg bernama Bayu yg bercita- cita menjadi pemain sepak bola hebat dan memakai konstum Timnas Indonesia merah Putih. Seperti anak kecil pada umumnya, gang kecil menjadi latihan buat dia untuk mendriblle boa (* di Jakarta uda ga ada lahan lagi buat main bola, habis jadi batu semua). Tapi di sisi lain kakek bayu ga setuju dengan hoby bayu (* sepak bola). Kakeknya berkata (*kalo ga salah ya, maaf kalo ngaco) “Pemain Bola itu tidak bermutu, tidak elit sekarang katanya dibayar mahal tapi kalo cedera gimana. Penonton aja bisa meninggal” . Ada benar juga ya sih, menjadi pemain sepak bola Indonesia sepertinya masih jauh dari kesejahteraan. Sepak bola belum bisa jadi Industri seperti di Negara – Negara lain ex: italia, spanyol, inggris dll. Tapi si Bayu mempunyai tekad untuk membuktikan kalo apa yg dikatakan oleh kakeknya ga benar, meskipun dia harus latihan secara backstreet (* kaya orang pacaran aja) supaya kaga ketauan sama kakeknya. Untungnya dia mempunyai seorang teman yg bernama Heri (dia cacat, tidak bisa jalan hanya menggunakan kursi roda dan pengemar Arsenal) yg mensupport dia untuk tetap semangat meskipun kakeknya ga setuju. Sehingga suatu hari , merekanonton pertandingan bola U-13 dan selesai pertandingan di luar lapangan. Bayu melakukan aktrasi tanpa niat disengaja, dia melakukan tendangan memasukan bola ke jendela bis dengan mulus 2 kali berturut. Kemudian datang seseorang pelatih SSI Arsenal, sebelumnya uda liat Bayu dalam mendriblle bola waktu diluar lapangan. Kemudian dia dikasi kesempatan untuk seleksi beasiswa SSI Arsenal.
Awalnya Bayu pesimis karena pasti kakeknya ga setuju akan hobby bayu, bagi kakeknya Kursus Bahasa Inggris, Musik, Lukis, Matematika dll itu yg akan membuat bayu nanti sukses, si heri berusaha tetap meyakinkan bayu untuk tetap mengikuti seleksi beasiswa dan berusaha mencari akal bagaimana caranya agar bisa membohongi Kakeknya. Si bayu menemukan cara untuk bisa mengurangi kursusnya agar bisa banyak waktu latihan. Mereka berdua sibuk nyari tanah kosong untuk latihan sepak bola,(* yaahhh cari tanah kosong di Jakarta) karena ga ketemu tanah kosong, bayu melihat di pinggir jalan ada lahan kuburan yg bisa dipakai. Zahra, seorang gadis dari anak seorang penggali kuburan yg akhirnya mengizinkan mereka boleh latihan di kuburan itu. Setelah beberapa hari berlatih dengan semangat dan mengikuti seleksi beasiswa, akhirnya dia lolos dan masuk SSI Arsenal. Dia pun mulai berlatih di SSI Arsenal dengan cara backstreet biar ga ketauan sama Kakeknya, tapi lambat laun ketauan juga sama nyokap (Maudy Koesnadi….emak yg cakep). Nyokapnya berusaha untuk tidak menceritakannya, bayu berjanji akan menceritakan kepada Kakeknya kalo uda masuk Timna U-13. Tiba saatnya seleksi Timnas U-13 di SSI Arsenal, akan terpilih 3 orang yg mewakili SSI Arsenal di Timnas U-13. Dari 3 orang yg dipilih nama Bayu masuk dalam mendekati seleksi Timnas U13, bayu menghadapi tantangan yg membuat dia sulit berlatih bersama 2 orang teman di SSI Arsenal. Akhirnya nama bayu masuk Timnas U-13 dan menjadi kapten U-13.
Saat penentuan siapa2 aja yg lulus Timnas U-13 dan nama Bayu disebutkan , saat adegan yg bikin bulu gw merinding cos diiringin dengan lagu Netral, (Marching snare Eno ditambah yel – yel suporter bola bagian yang palingmakyus bikin merinding. TOP Bangat). Sempat berpikir sejenak kapan ya Timnas Indonesia bisa Berjaya di ajang Internasional , meskipun Indonesia belum bisa berprestasi.Gw tetap Dukung Indonesia
